Gelar Kejuaraan Nasional, Palembang Incar Lonjakan PAD dan Gaungkan Budaya Lokal

Uncategorized40 Dilihat

Palembang, Deliknet.com – Pemerintah Kota Palembang tak ingin sekadar jadi penonton dalam geliat event nasional. Dukungan penuh langsung digelontorkan untuk kejuaraan marching band tingkat nasional yang bakal digelar 8–10 Mei 2026 di kawasan Jakabaring.

Komitmen itu ditegaskan Sekretaris Daerah Kota Palembang, Aprizal Hasyim, saat menerima audiensi panitia dari Yayasan Tievel Unity Indonesia. Bagi Pemkot, penunjukan Palembang sebagai tuan rumah bukan sekadar seremoni, tapi peluang strategis untuk menggerakkan roda ekonomi daerah.

Ini momentum besar. Kita siap dukung penuh agar event berjalan sukses dan memberi dampak nyata,” ujar Aprizal.

Lebih dari sekadar kompetisi, ajang ini diproyeksikan menjadi pemantik peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Perputaran ekonomi diperkirakan akan terasa mulai dari sektor UMKM, perhotelan, hingga pariwisata yang ikut terdongkrak seiring datangnya peserta dan penonton dari berbagai daerah.

Jakabaring dipilih sebagai lokasi utama bukan tanpa alasan. Kawasan ini dinilai memiliki infrastruktur yang memadai untuk menggelar event berskala nasional dengan kapasitas besar.

Tak hanya mengejar dampak ekonomi, Pemkot juga mendorong penguatan identitas lokal. Unsur budaya Palembang direncanakan tampil dalam event, termasuk penggunaan busana adat sebagai bagian dari promosi kearifan lokal ke tingkat nasional.

Event ini harus jadi panggung budaya juga, bukan hanya lomba. Kita ingin Palembang dikenal lebih luas,” tambahnya.

Dukungan lintas sektor pun disiapkan. Mulai dari pengamanan hingga koordinasi dengan berbagai dinas seperti pendidikan, pariwisata, dan kebudayaan, semuanya diarahkan untuk memastikan pelaksanaan berjalan maksimal.

Di sisi lain, Ketua Umum Yayasan Tievel Unity Indonesia, Fanny Fatriani Alambai, mengungkapkan bahwa kejuaraan ini akan menghadirkan konsep kompetisi bernuansa militer yang melibatkan peserta dari berbagai jenjang, mulai dari TK hingga perguruan tinggi.

Antusiasme peserta disebut cukup tinggi, khususnya dari Sumatera Selatan. Sekitar 60 tim diperkirakan ambil bagian, dengan kemungkinan adanya tahap seleksi awal secara daring sebelum masuk ke babak utama.

Dengan pengalaman menggelar event nasional sebelumnya, Fanny optimistis kejuaraan ini akan tampil meriah dan profesional.

Kami ingin menghadirkan bukan hanya kompetisi, tapi juga tontonan spektakuler yang menghibur,” tegasnya.

Dengan dukungan penuh pemerintah dan kesiapan infrastruktur, Palembang kembali memposisikan diri sebagai kota yang siap menjadi tuan rumah event berskala nasional, sekaligus memanfaatkan momentum untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan promosi budaya secara lebih luas.(HZ)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *