PALEMBANG, Deliknet.Com – Asosiasi Pengusaha Advertising Sumatera Selatan (APAS SEL) resmi dikukuhkan di Graha Bina Praja, Palembang, Rabu (23/9/2026).
Pengukuhan dilakukan langsung Gubernur Sumatera Selatan Dr. H. Herman Deru, S.H., M.M., dan dihadiri sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) serta mitra advertising.
Dalam kesempatan tersebut, Herman Deru menyampaikan apresiasi atas terbentuknya APAS SEL. Menurutnya, kehadiran asosiasi menjadi langkah penting untuk memperkuat komunikasi antara pelaku usaha advertising dengan pemerintah.

Herman Deru berharap APAS SEL tidak hanya menjadi wadah organisasi pengusaha, tetapi mampu membangun kerja sama dengan pemerintah dan mitra kerja dalam menciptakan usaha advertising yang tertib serta memberikan manfaat bagi daerah.
Ia juga menyoroti penataan reklame di Sumatera Selatan. Para pengusaha advertising diminta tidak sembarangan memasang papan reklame tanpa memperhatikan kondisi lingkungan dan estetika kawasan.
Jangan asal pasang. Estetika itu yang paling penting. Reklame harusnya mempercantik sudut kota, bukan malah merusak pemandangan,” tegas Herman Deru.
Menurutnya, pemasangan reklame harus memperhatikan lokasi, ukuran, serta bentuk agar sesuai dengan kawasan. Penataan yang baik, kata dia, tidak hanya menjaga keindahan kota, tetapi juga dapat memberikan kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Herman Deru juga meminta pelaku advertising tidak meninggalkan identitas daerah dalam mengikuti perkembangan zaman. Unsur kearifan lokal seperti tanjak dan kain wastra Sumatera Selatan, menurutnya, dapat menjadi bagian dari kreativitas dalam desain reklame.

Silakan maju mengikuti zaman, tetapi jangan tinggalkan warisan leluhur. Kalau bisa indah dan ada budaya Sumselnya, itu lebih bagus,” ujarnya.
Selain penataan reklame, Herman Deru mendorong pengusaha advertising membuat materi promosi yang komunikatif dan mudah diterima masyarakat, khususnya generasi muda.
<span;>Ia berharap APAS SEL mampu berkembang menjadi organisasi yang dapat menjadi contoh dalam tata kelola advertising di daerah.
Saya ingin APAS SEL ini menjadi trend setter. Sumsel harus menjadi contoh daerah lain dalam tata kelola advertising,” katanya.
Sementara itu, Ketua APAS SEL Indrayani mengatakan pihaknya siap bersinergi dengan pemerintah dan berbagai mitra kerja.
Ini adalah tonggak baru bagi kami. APAS SEL lahir dari Sumsel, oleh insan Sumsel, untuk Sumsel. Kami ingin bersinergi, bukan berjalan sendiri-sendiri. Pemerintah membutuhkan kepastian usaha, masyarakat membutuhkan pembangunan yang bermanfaat,” ujar Indrayani.
Dalam kegiatan tersebut juga dilakukan pemberian bantuan kepada lima orang serta pertukaran cendera mata antara APAS SEL dan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan.
Dengan dikukuhkannya APAS SEL, pelaku usaha advertising di Sumatera Selatan diharapkan memiliki wadah untuk memperkuat komunikasi, membangun kerja sama dengan pemerintah, serta mendorong penataan advertising yang lebih tertib, kreatif, dan tetap mengedepankan identitas daerah.(.M.Yunus)






