OKI, Air Sugihan, Deliknet.Com – Semangat perjuangan dan kreativitas siswa serta guru SMPN 5 Air Sugihan berhasil mengantarkan sekolah tersebut meraih Juara I Lomba Karnaval tingkat Kecamatan Air Sugihan yang digelar dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dan Perkemahan Manggala Tahun 2026.
Lomba karnaval tersebut dilaksanakan pada 17 Agustus 2026 di Lapangan Sepak Bola Desa Kertamukti, Kecamatan Air Sugihan, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI). Kegiatan diikuti oleh berbagai satuan pendidikan tingkat SD dan SMP se-Kecamatan Air Sugihan.
Kepala SMPN 5 Air Sugihan, Anita Susanti, S.Pd., M.Pd., menjelaskan bahwa pada kegiatan tersebut pihak sekolah mengangkat tema “Romusha”, sebagai gambaran sejarah perjuangan dan penderitaan rakyat Indonesia pada masa pendudukan Jepang.

Menurut Anita, penampilan SMPN 5 Air Sugihan dikoordinasikan oleh Jangka Zuana dan Charles Robenta, dengan melibatkan kreativitas serta gagasan para guru dalam mempersiapkan kostum dan berbagai atribut karnaval.
Mulai dari kostum prajurit Jepang, pekerja yang dipasung, hingga balok yang diusung oleh para pekerja, semuanya merupakan hasil kreativitas dan ide dari tim SMPN 5 Air Sugihan,” jelas Anita.
Konsep tersebut tidak hanya menonjolkan kreativitas dalam penampilan, tetapi juga berupaya menyampaikan pesan sejarah kepada masyarakat dan peserta didik tentang beratnya kehidupan rakyat Indonesia pada masa penjajahan.

Dalam pelaksanaannya, peserta karnaval menempuh rute dengan mengelilingi lapangan upacara hingga menuju depan tenda tamu kehormatan. Di lokasi tersebut, peserta SMPN 5 Air Sugihan menyampaikan orasi sesuai tema yang diusung sebelum melanjutkan perjalanan hingga keluar dari area lapangan.
Anita Susanti menyampaikan apresiasi kepada seluruh guru dan tim yang telah bekerja sama mempersiapkan penampilan karnaval. Menurutnya, keberhasilan meraih Juara I merupakan hasil kerja sama, kreativitas, dan kekompakan seluruh pihak di lingkungan SMPN 5 Air Sugihan.
Prestasi tersebut sekaligus menjadi kebanggaan bagi sekolah dan menjadi bukti bahwa momentum peringatan kemerdekaan dapat dimanfaatkan sebagai ruang bagi peserta didik dan tenaga pendidik untuk menumbuhkan kreativitas, semangat kebersamaan, serta kecintaan terhadap sejarah perjuangan bangsa.(Her)











