Palembang, Deliknet.Com – Wali Kota Palembang, Ratu Dewa, menyambut positif rencana penyelenggaraan ajang lari bertajuk Run for Humanity yang akan digelar di Kota Palembang. Kegiatan yang mengusung semangat kemanusiaan tersebut dinilai tidak hanya menjadi ajang olahraga, tetapi juga momentum strategis untuk memperkuat citra Palembang sebagai destinasi wisata olahraga dan kota bersejarah di Indonesia.
Saat menerima audiensi panitia penyelenggara di Kantor Wali Kota Palembang, Senin (4/5/2026), Ratu Dewa menegaskan bahwa kegiatan tersebut sangat sejalan dengan karakter Palembang yang memiliki kekayaan sejarah, budaya, dan berbagai ikon wisata yang telah dikenal luas.
Ini merupakan gagasan yang sangat baik. Selain mengangkat nilai-nilai kemanusiaan, kegiatan ini juga menjadi sarana efektif untuk memperkenalkan Palembang sebagai kota bersejarah. Kita memiliki banyak ikon kebanggaan seperti Jembatan Ampera dan berbagai destinasi budaya yang layak dikenal lebih luas,” ujar Dewa.
Menurutnya, penyelenggaraan event berskala nasional ini juga bertepatan dengan rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun Kota Palembang yang dalam waktu dekat akan digelar dan direncanakan dihadiri oleh pejabat pemerintah pusat, termasuk Menteri Dalam Negeri.
Ratu Dewa optimistis target 5.000 peserta yang dicanangkan panitia dapat tercapai. Ia menilai antusiasme masyarakat terhadap kegiatan olahraga semakin tinggi, terlebih jika dipadukan dengan promosi wisata dan kegiatan sosial.
Target tersebut sangat realistis. Selain ASN dan pegawai, masyarakat umum tentu akan menyambut baik kegiatan ini. Yang terpenting saat ini adalah mempersiapkan teknis pelaksanaan secara matang, termasuk koordinasi dengan Dinas Perhubungan terkait rekayasa lalu lintas,” tambahnya.
Dengan biaya pendaftaran mulai dari Rp200 ribu, event ini dinilai cukup terjangkau bagi masyarakat yang ingin berpartisipasi dalam ajang lari bertema kemanusiaan tersebut.
Sementara itu, perwakilan penyelenggara Run for Humanity, Dimas Seto, menjelaskan bahwa Palembang dipilih sebagai salah satu lokasi penyelenggaraan karena memiliki daya tarik yang kuat dari sisi sejarah, budaya, hingga kuliner khas daerah.
Menurut Dimas, Palembang merupakan salah satu kota tertua di Indonesia yang menyimpan warisan budaya luar biasa dan sangat relevan dengan semangat yang diusung dalam kegiatan tersebut.
Palembang memiliki keunikan tersendiri. Kota ini kaya akan sejarah dan warisan budaya. Nilai kemanusiaan, kesehatan, serta pendidikan yang menjadi semangat Run for Humanity sangat selaras dengan karakter Palembang,” ungkapnya.
Ia menambahkan, peserta tidak hanya akan mengikuti lomba lari, tetapi juga diajak menikmati pesona Kota Palembang, mulai dari keindahan Jembatan Ampera hingga beragam kuliner khas yang menjadi kebanggaan masyarakat setempat.
Event Run for Humanity dijadwalkan berlangsung pada 27 September 2026 dan menjadikan Palembang sebagai kota ketiga dalam rangkaian penyelenggaraan tahun ini setelah beberapa kota di Pulau Jawa.
Dimas berharap Palembang mampu menjadi representasi kota-kota besar di Sumatera dalam pengembangan sport tourism yang memadukan olahraga, budaya, dan promosi daerah.
Kami ingin menjadikan Palembang sebagai etalase sport tourism Sumatera. Harapannya, gaung kegiatan ini dapat menjangkau kota-kota lain seperti Jambi, Bengkulu hingga Medan, sehingga olahraga dapat menjadi jembatan promosi budaya dan pariwisata daerah,” jelasnya.
Dalam pelaksanaannya, Run for Humanity akan berkolaborasi dengan bankbsi.co.id� serta diharapkan mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Kota Palembang agar mampu memberikan dampak positif bagi masyarakat, sekaligus memperkuat posisi Palembang sebagai destinasi unggulan wisata olahraga di Indonesia. (Dri)






