Serap Aspirasi 12 Desa, RA Luthfiatunnada Perkuat Kedekatan dengan Warga Dapil VI OKI

Uncategorized345 Dilihat

OKI, Deliknet.Com –  Kegiatan reses kembali dimanfaatkan anggota DPRD Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) untuk turun langsung ke tengah masyarakat. Anggota DPRD OKI dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), RA Luthfiatunnada Purwaningrum, S.IP, melaksanakan Reses II Masa Sidang II Tahun 2025–2026 dengan mengunjungi sejumlah desa di daerah pemilihannya.

Dalam agenda tersebut, politisi muda PKB itu menyambangi 12 desa yang tersebar di Kecamatan Lempuing dan Lempuing Jaya, yang merupakan wilayah Daerah Pemilihan (Dapil) VI. Kunjungan ini dilakukan untuk mendengar langsung berbagai persoalan serta kebutuhan masyarakat di tingkat desa.

Menurut RA Luthfiatunnada, kegiatan reses menjadi momen penting bagi anggota legislatif untuk membangun kedekatan dengan masyarakat sekaligus memahami kondisi riil yang dihadapi warga di daerah pemilihan.

Melalui reses ini kami dapat bertemu langsung dengan masyarakat, mendengarkan keluhan serta berbagai usulan yang menjadi kebutuhan mereka,” ujarnya, Kamis (19/2/2026).

Dalam dialog bersama warga, sejumlah aspirasi yang disampaikan antara lain terkait perbaikan infrastruktur jalan, penambahan penerangan lampu jalan, serta peningkatan pelayanan di sektor kesehatan dan pendidikan. Selain itu, para petani juga berharap adanya dukungan pemerintah berupa bantuan alat dan sarana pertanian untuk menunjang produktivitas mereka.

Ia menegaskan, seluruh aspirasi yang dihimpun selama masa reses akan dirangkum dan dibawa ke pembahasan di DPRD OKI melalui fraksi masing-masing. Hasil penjaringan aspirasi tersebut nantinya menjadi bahan pertimbangan dalam penyusunan program pembangunan daerah.

Seluruh usulan masyarakat akan kami sampaikan dalam forum resmi DPRD dan menjadi bagian dari pokok pikiran dewan untuk dipertimbangkan dalam perencanaan pembangunan, termasuk dalam pembahasan RAPBD 2027,” jelasnya.

Melalui kegiatan reses ini, diharapkan hubungan antara wakil rakyat dan masyarakat semakin kuat, sehingga setiap program pembangunan dapat benar-benar menjawab kebutuhan yang dirasakan langsung oleh warga di daerah pemilihan. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *