Dari Lapangan ke Kepedulian, Ratu Dewa Buka Turnamen Padel Amal AMA Indonesia

Uncategorized64 Dilihat

Palembang, Deliknet.Com – Semangat olahraga dan kepedulian sosial bertemu dalam AMA Indonesia Padel Tournament 2026 bertajuk Charity for Sumatera yang resmi dibuka Wali Kota Palembang, Ratu Dewa, Sabtu (14/2/2026). Turnamen ini tak sekadar adu ketangkasan di lapangan, tetapi juga menjadi gerakan solidaritas untuk membantu korban bencana alam di Sumatera Utara, Aceh, dan Sumatera Barat.

Dalam sambutannya, Ratu Dewa menegaskan bahwa seluruh hasil penggalangan dana dari turnamen akan disalurkan bagi masyarakat terdampak bencana. Ia menyebut ajang ini sebagai contoh nyata bagaimana olahraga bisa melampaui fungsi kompetisi dan menjelma menjadi instrumen kemanusiaan.

Menurutnya, padel merupakan olahraga yang dinamis dan tengah berkembang pesat. Selain membangun kebugaran, olahraga ini dinilai mampu menciptakan suasana keakraban dan mempererat jejaring sosial antarpemain maupun komunitas. Popularitasnya yang terus meningkat juga membuka peluang pertumbuhan industri olahraga dan ekonomi kreatif di daerah.

Ratu Dewa turut mengapresiasi kekompakan panitia dan peserta yang terlibat. Baginya, kekuatan komunitas olahraga terlihat ketika mampu bergerak bersama, tidak hanya dalam konteks pertandingan, tetapi juga dalam aksi sosial yang berdampak luas.

Sementara itu, Ketua Asosiasi Manajemen Indonesia (AMA) DPC Palembang, Wawi Susanto, menjelaskan bahwa turnamen ini merupakan bagian dari gerakan serentak di 13 kota di Indonesia. Ajang tersebut digagas sebagai wadah penggalangan dana sekaligus simbol kebersamaan lintas daerah.

Ia menyebut antusiasme peserta sangat tinggi, terutama karena turnamen membawa misi amal. Total 42 tim ambil bagian, terdiri dari 18 tim perempuan dan 24 tim laki-laki, yang bertanding dengan semangat kompetitif sekaligus empati.

Turnamen ini digelar serentak di Jakarta, Palembang, Surabaya, Makassar, Medan, Bali, Padang, Bandung, Malang, Batam, Tangerang, Yogyakarta, dan Lampung. Melalui kolaborasi tersebut, AMA Indonesia berharap kegiatan ini bukan hanya mencatat prestasi olahraga, tetapi juga meninggalkan dampak sosial yang nyata bagi masyarakat terdampak bencana di berbagai wilayah Sumatera.

Di tengah tren olahraga modern yang kian diminati, turnamen ini menjadi pengingat bahwa lapangan pertandingan pun bisa menjadi ruang berbagi. Dari ayunan raket dan sorak penonton, lahir pesan bahwa solidaritas tak mengenal batas kota maupun cabang olahraga.(**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *