H-10 Lebaran, Tol Palembang–Betung Siap Difungsikan; Ratu Dewa Optimistis Dongkrak Mobilitas dan Ekonomi

Uncategorized43 Dilihat

Palembang, Deliknet.Com –  Pemerintah pusat menargetkan ruas Tol Palembang–Betung dapat difungsikan secara terbatas menjelang arus mudik Lebaran, tepatnya pada H-10. Kepastian itu mengemuka saat Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono meninjau progres proyek strategis tersebut bersama Wakil Gubernur Sumsel Cik Ujang dan Wali Kota Palembang Ratu Dewa, Rabu (11/2/2026).

Dalam kunjungan lapangan, rombongan memeriksa sejumlah titik krusial, termasuk struktur ikonik Jembatan Musi V. Proyek ini dipandang sebagai simpul penting untuk mengurai kepadatan di Jalur Lintas Timur Sumatera yang selama ini menjadi langganan kemacetan.

Menko menegaskan, ruas tol tersebut memiliki nilai strategis bagi konektivitas regional. Tol Palembang–Betung merupakan bagian dari jaringan Tol Trans Sumatera yang dirancang menghubungkan Lampung hingga Aceh. “Pengurangan waktu tempuh akan berdampak langsung pada produktivitas dan kelancaran arus logistik, terutama saat mudik dan arus balik,” ujarnya.

Sebelum dibuka fungsional, pemerintah akan melakukan uji kelaikan untuk memastikan aspek keselamatan terpenuhi. Menko juga mengingatkan agar percepatan pekerjaan tetap memprioritaskan standar keamanan di seluruh segmen, termasuk jembatan utama.

Selain progres konstruksi, perhatian diarahkan pada penyelesaian pembebasan lahan. Pemerintah pusat, kata Menko, terus mengoordinasikan percepatan agar seluruh trase berstatus clean and clear sehingga tidak menghambat target operasional.

Wali Kota Palembang Ratu Dewa menyambut optimistis rencana fungsionalisasi tol. Ia menilai kehadiran tol akan memangkas waktu tempuh Palembang–Betung secara signifikan, dari sekitar 3–4 jam menjadi kurang lebih 1 jam. Efisiensi itu diyakini meningkatkan mobilitas warga dan aktivitas ekonomi.

Menurutnya, tol juga berpotensi memicu pertumbuhan kawasan baru di Palembang dan sekitarnya. “Selain memperlancar perjalanan, tol ini diharapkan menjadi solusi efektif untuk menekan kepadatan lalu lintas di dalam kota,” katanya.

Pemkot Palembang, lanjut Ratu Dewa, telah berkoordinasi dengan Pemprov Sumsel terkait pengajuan exit tol di wilayah Gandus. Usulan tersebut telah disampaikan secara resmi ke kementerian terkait guna membuka akses dan memperkuat konektivitas kawasan barat kota.

Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Sumatera Selatan Panji Krisna Wardana menjelaskan, Jembatan Musi V menjadi struktur kunci yang menghubungkan Gandus dan Bengkinang. Panjang pendekat sisi Bengkinang tercatat 656 meter, sementara sisi Gandus 648 meter.

Ia menambahkan, progres jembatan telah memasuki tahap akhir. Uji beban dijadwalkan pada Maret 2026 dengan melibatkan 40 unit dump truck untuk memverifikasi ketahanan struktur sebelum operasional.

Secara keseluruhan, pemerintah menargetkan ruas Tol Kapalbetung sepanjang 106,81 kilometer rampung penuh pada akhir 2026. Namun, untuk mendukung kelancaran mudik, seksi 1 dan 2 dengan progres konstruksi sekitar 89 persen direncanakan dibuka secara fungsional pada H-10 Lebaran.

Di lapangan, tantangan utama pembangunan meliputi kondisi lahan lunak serta dinamika pembebasan lahan. Kendati demikian, kontraktor dan pemangku kepentingan terus mengejar penyelesaian agar target waktu tetap terjaga.

Selain mengurai kemacetan, jembatan ini diproyeksikan memperlancar pergerakan kendaraan angkutan berat, termasuk aktivitas batubara. Dampaknya diharapkan mampu mengurangi beban jalan umum dan meminimalisir potensi kerusakan jalan kota.

Sebagai informasi, Jembatan Musi V memiliki panjang total 1.684 meter dengan lebar 2 x 12,7 meter. Bentang tengahnya terdiri dari konfigurasi 100 meter + 180 meter + 100 meter, menggunakan metode Post-Tensioned Cast in Situ Concrete Box Girder. Dengan tersambungnya akses Palembang–Betung hingga Jambi, integrasi konektivitas Sumatera kian mendekati realisasi.(**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *