Awali 2026, Pemkot Palembang Pacu Strategi Ekonomi : Target Stabil, Inklusif, dan Kompetitif

Uncategorized52 Dilihat

Palembang, Deliknet.Com – Pemerintah Kota Palembang menatap tahun 2026 dengan optimisme terukur. Komitmen tersebut ditegaskan Sekretaris Daerah Kota Palembang, Aprizal Hasyim, saat membuka Rapat Koordinasi Evaluasi dan Persiapan Langkah Percepatan Pertumbuhan Ekonomi Daerah 2026 di Kantor Bappeda, Selasa (10/2/2026).

Dalam arahannya, Aprizal yang juga memimpin Tim Percepatan Pertumbuhan Ekonomi Daerah menyebut Palembang berada pada jalur pertumbuhan positif. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik hingga Triwulan III 2025, ekonomi Palembang tumbuh 5,82%, meningkat dibanding Triwulan I (5,14%) dan Triwulan II (5,60%).

Ini hasil kerja bersama. Namun, tantangan ke depan menuntut konsistensi dan percepatan. Target nasional 2029 harus kita sambut dengan kesiapan daerah,” ujar Aprizal.

Ia menegaskan sembilan agenda prioritas yang selaras dengan kebijakan Pemerintah Pusat. Fokus tersebut meliputi percepatan realisasi APBD, peningkatan investasi PMA dan PMDN, akselerasi infrastruktur, pengendalian inflasi, pencegahan perdagangan ilegal, perluasan lapangan kerja, penguatan produktivitas pangan lokal, pengembangan industri manufaktur, serta penyederhanaan perizinan berusaha.

Menurut Aprizal, rencana aksi setiap perangkat daerah harus terukur dan berdampak nyata. Pertumbuhan ekonomi, katanya, tidak boleh berhenti pada angka statistik, tetapi harus tercermin pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Aprizal juga mengapresiasi kolaborasi lintas sektor sepanjang 2025, mulai dari unsur TNI, Polri, Kejaksaan, hingga Bank Indonesia dan BPS. Untuk 2026, ia meminta seluruh OPD disiplin menyampaikan data real-time ke sistem pusat paling lambat tanggal 20 setiap bulan.

Kepala Bappeda Kota Palembang, Korlena, menekankan rakor awal tahun ini menjadi momentum evaluasi kinerja pelaporan 2025 sekaligus penguatan koordinasi 2026. Konsistensi input data, katanya, menjadi krusial karena performa ekonomi daerah dipantau langsung oleh Kementerian Dalam Negeri.

Disiplin pelaporan menentukan akurasi potret ekonomi bulanan. Dari situlah arah kebijakan bisa tepat sasaran,” ujar Korlena.

Sebagai bentuk dorongan kinerja, Pemkot Palembang menyiapkan penghargaan bagi OPD paling disiplin dalam pelaporan. Bappeda, sebagai sekretariat tim, akan memantau proses tersebut secara berkala.

Dengan sinergi antarlembaga, penguatan data, dan implementasi agenda prioritas, Palembang menargetkan stabilitas ekonomi yang inklusif dan kompetitif sepanjang 2026.(**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *