Gedung Teknik Unsri Kantongi Sertifikat Bangunan Hijau, Ratu Dewa Soroti Pentingnya Efisiensi Energi

Uncategorized17 Dilihat

Palembang, Deliknet.Com – Komitmen terhadap pembangunan berkelanjutan kembali mendapat pengakuan. Gedung Fakultas Teknik Universitas Sriwijaya (Unsri) resmi meraih Sertifikat Asesmen Bangunan Gedung Hijau (BGH), menjadikannya pionir di Sumatera dengan standar nasional.

Penyerahan sertifikat berlangsung di Kampus Universitas Sriwijaya Palembang, Sabtu (7/2/2026), dalam rangkaian acara Engineering a Legacy. Wali Kota Palembang Ratu Dewa hadir langsung dan menyampaikan apresiasi atas capaian tersebut.

Menurut Ratu Dewa, sektor bangunan memegang peran strategis dalam isu lingkungan, mulai dari konsumsi energi, penggunaan air, hingga kontribusi terhadap emisi karbon. Karena itu, penerapan konsep bangunan hijau dinilai sebagai langkah konkret menuju efisiensi sumber daya.

Bangunan Gedung Hijau bukan sekadar label. Ini upaya nyata untuk menekan emisi, mengoptimalkan energi, sekaligus meningkatkan kenyamanan dan kesehatan pengguna gedung,” ujarnya.

Gedung Fakultas Teknik Unsri dinyatakan memenuhi kriteria BGH sesuai standar Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat. Status ini menempatkan gedung tersebut sebagai yang pertama di Sumatera yang lolos asesmen dengan standar nasional.

Sertifikat diserahkan Sekretaris Daerah Kota Palembang, Aprizal Hasyim, dan diterima Rektor Unsri Taufiq Marwa. Pemerintah Kota Palembang juga menekankan bahwa keberhasilan ini lahir dari sinergi berbagai pihak, termasuk pendampingan Sekretariat Bangunan Gedung Hijau di tingkat daerah hingga pusat.

Ratu Dewa berharap pencapaian tersebut menjadi contoh bagi pembangunan gedung lain, baik di sektor pendidikan, pemerintahan, maupun swasta. Ia juga mendorong pemanfaatan gedung sebagai sarana pembelajaran nyata terkait teknologi ramah lingkungan.

Gedung ini bisa menjadi laboratorium hidup. Mahasiswa dapat melihat langsung bagaimana prinsip efisiensi energi dan keberlanjutan diterapkan,” katanya.

Sementara itu, Rektor Unsri Taufiq Marwa menyampaikan rasa syukur atas terealisasinya bangunan hijau pertama di Sumatera Selatan. Gedung tersebut dirancang dengan pendekatan rekayasa teknik yang menitikberatkan pada efisiensi energi.

Konsep yang diterapkan mencakup optimalisasi pencahayaan alami, pemanfaatan energi matahari, serta desain yang mendukung kenyamanan termal. Gedung ini direncanakan dibangun selama 14 bulan dan ditargetkan mulai beroperasi pada awal 2027.

Penghargaan ini bukan hanya prestasi, tetapi tanggung jawab bagi Unsri untuk terus menjaga dan mengembangkan prinsip bangunan hijau di lingkungan kampus,” tegas Taufiq.

Ia berharap, kehadiran gedung hijau tersebut tidak hanya menjadi ikon baru Unsri, tetapi juga sumber inspirasi bagi institusi lain dalam mendorong pembangunan berkelanjutan.

Acara ini turut dihadiri Ketua Badan Pemeriksa Keuangan RI Isma Yatun, yang juga alumni Fakultas Teknik Unsri, bersama civitas akademika dan tamu undangan.(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *