Palembang Gandeng Pakar AS, Ratu Dewa Dorong Pendidikan Inklusif Naik Kelas ke Standar Dunia

Uncategorized77 Dilihat

Palembang, Deliknet.com – Pemerintah Kota Palembang mulai tancap gas memperkuat sistem pendidikan inklusif dengan menggandeng mitra internasional. Langkah ini ditandai dengan kolaborasi bersama University of Colorado, Amerika Serikat, yang menghadirkan pakar pendidikan inklusif, Dr. Shelley Herron.

Pertemuan berlangsung di Rumah Dinas Wali Kota Palembang, Selasa (7/4/2026), dan disambut langsung oleh Wali Kota Ratu Dewa. Dalam kesempatan tersebut, Ratu Dewa menegaskan bahwa kerja sama ini bukan sekadar seremoni, melainkan upaya nyata meningkatkan kualitas tenaga pendidik dalam menerapkan pendidikan inklusif di sekolah.

Ini kesempatan berharga untuk belajar langsung dari pengalaman global. Kita ingin semua anak di Palembang mendapat akses pendidikan yang setara dan berkualitas,” ujar Ratu Dewa.

Ia menekankan, pendidikan inklusif tidak cukup hanya berhenti di konsep. Dibutuhkan pendekatan nyata di lapangan, mulai dari metode pembelajaran yang menyesuaikan kemampuan siswa hingga sistem sekolah yang mampu mengakomodasi kebutuhan setiap individu secara adil.

Karena itu, kolaborasi ini juga diarahkan untuk menghasilkan panduan praktis bagi para guru. Tujuannya jelas: agar proses belajar mengajar benar-benar berjalan inklusif, bukan sekadar jargon di atas kertas.

Sebagai tindak lanjut, Dinas Pendidikan Kota Palembang diminta menyiapkan program lanjutan yang lebih teknis. Dr. Shelley dijadwalkan memberikan pelatihan langsung kepada pengawas, kepala sekolah, hingga guru, sekaligus melakukan observasi ke sejumlah sekolah.

Sementara itu, Dr. Shelley Herron menyebut fokus kunjungannya mencakup penguatan pendidikan bagi siswa penyandang disabilitas serta manajemen perilaku di lingkungan sekolah.

Kami ingin berbagi pendekatan praktis dalam memahami kebutuhan siswa secara menyeluruh, termasuk bagaimana mengelola perilaku mereka di kelas,” jelasnya.

Ia juga mengapresiasi kepemimpinan Ratu Dewa yang dinilainya tenang namun progresif dalam mendorong perubahan, khususnya di sektor pendidikan.

Kolaborasi ini diharapkan menjadi titik awal percepatan transformasi pendidikan inklusif di Palembang bukan hanya membuka akses, tapi juga memastikan kualitas yang setara bagi seluruh peserta didik.(Hen)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *