Puluhan Ribu Peziarah Diprediksi Ramaikan Ziarah Kubro 2026 di Palembang

Uncategorized59 Dilihat

Palembang, Deliknet.Com – Pemerintah Kota Palembang memperkirakan sekitar 30.000 jemaah akan ambil bagian dalam tradisi keagamaan Ziarah Kubro yang dijadwalkan berlangsung pada 6–8 Februari 2026. Agenda tahunan menjelang Ramadhan ini kembali diproyeksikan menjadi salah satu perhelatan religi terbesar di Sumatera Selatan.

Sekretaris Daerah Kota Palembang, Aprizal Hasyim, menegaskan kesiapan pemkot dalam mendukung kelancaran kegiatan ziarah massal ke makam para ulama, wali, serta tokoh pendiri Kesultanan Palembang Darussalam. Menurutnya, koordinasi lintas instansi telah dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan peserta.

Dengan kolaborasi seluruh pihak, Ziarah Kubro 2026 diharapkan berjalan khidmat, tertib, dan memberi kenyamanan bagi para peziarah. Semua unsur bergerak sesuai tugas dan fungsi masing-masing,” ujarnya.

Pemkot Palembang telah berkoordinasi dengan Polrestabes Palembang guna memastikan aspek keamanan selama rangkaian acara. Selain itu, Satuan Polisi Pamong Praja Kota Palembang ditugaskan menjaga ketertiban kawasan publik, sementara Dinas Perhubungan Kota Palembang menyiapkan rekayasa lalu lintas dan manajemen parkir.

Dukungan teknis juga melibatkan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Palembang, terutama untuk perbaikan drainase dan ruas jalan menuju titik-titik ziarah. Langkah ini diambil agar mobilitas jemaah tetap lancar di tengah potensi kepadatan.

Ziarah Kubro 2026 bertepatan dengan 18–20 Sya’ban 1447 Hijriah dan diperkirakan dihadiri peziarah dari berbagai daerah di Indonesia hingga mancanegara, termasuk sejumlah negara Timur Tengah. Tradisi ini menjadi momen penghormatan terhadap ulama terdahulu yang berperan besar dalam penyebaran dakwah di Bumi Sriwijaya.

Selama tiga hari pelaksanaan, peserta akan mengikuti arak-arakan massal, pawai jalan kaki, serta rangkaian dzikir dan selawat. Ribuan jemaah laki-laki biasanya tampil seragam mengenakan gamis atau baju koko putih, menciptakan pemandangan khas di ruas-ruas jalan Palembang.

Kegiatan juga diwarnai tradisi makan bersama, di mana jemaah menikmati hidangan seperti nasi minyak dan nasi kebuli dalam satu nampan. Nuansa kebersamaan dan spiritualitas menjadi ciri yang selalu melekat pada Ziarah Kubro.

Dengan persiapan yang dinilai semakin matang, pemerintah berharap Ziarah Kubro 2026 tidak hanya memperkuat nilai religius, tetapi juga mengangkat Palembang sebagai destinasi wisata religi dan kota bersejarah yang kaya tradisi.(hen/Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *