Palembang, Deliknet.Com – Sekretaris Daerah Kota Palembang, Aprizal Hasyim, menegaskan posisi camat sebagai garda terdepan pelayanan publik sekaligus representasi langsung pemerintah di tengah masyarakat. Dalam arahannya, ia menekankan pentingnya kerja kolaboratif lintas sektor agar program pemerintah berjalan efektif dan tepat sasaran.
Menurut Aprizal Hasyim, ego sektoral harus ditinggalkan. Setiap perangkat daerah diminta memperkuat koordinasi dan membangun kerja tim yang solid. Camat, katanya, wajib memahami kondisi riil wilayah masing-masing, sehingga respons terhadap kebutuhan warga bisa dilakukan secara cepat dan akurat.
Ia juga mendorong para camat agar selaras dengan kebijakan Wali Kota Palembang, Ratu Dewa. Kesamaan visi dinilai krusial untuk memastikan aspirasi masyarakat dapat segera diakomodasi melalui program dan kebijakan yang konkret.
Sejumlah agenda prioritas turut disoroti, mulai dari penguatan layanan administrasi kependudukan (adminduk) hingga percepatan koordinasi antara Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) dengan kecamatan. Upaya ini diarahkan untuk mempermudah akses layanan dasar bagi warga.
Selain itu, Aprizal menekankan pentingnya penanganan cepat terhadap kerusakan jalan di kawasan permukiman. Infrastruktur yang terjaga, ujarnya, menjadi faktor penting dalam mendukung mobilitas dan aktivitas ekonomi masyarakat.
Program sosial juga menjadi perhatian, khususnya Palembang Sehat dan Palembang Cerdas. Ia meminta jajaran kecamatan memastikan manfaat program benar-benar dirasakan masyarakat bawah, bukan sekadar terealisasi secara administratif.
Memasuki awal tahun, Sekda berharap momentum ini menjadi pemacu semangat bagi seluruh aparatur. Dengan komunikasi dua arah yang intens antara pemerintah dan warga, program pembangunan diharapkan tidak hanya berjalan, tetapi memberi dampak nyata.
Sementara itu, Pemerintah Kota Palembang terus memperkuat kualitas layanan publik melalui penerapan tertib administrasi di seluruh perangkat daerah. Langkah ini ditempuh untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang efektif, transparan, dan akuntabel.
Wali Kota Ratu Dewa menegaskan, tertib administrasi bukan sekadar kelengkapan dokumen, melainkan cerminan profesionalisme dan tanggung jawab ASN. Administrasi yang rapi dan terintegrasi diyakini mampu meminimalkan kesalahan, mempercepat pengambilan keputusan, serta meningkatkan kepercayaan publik terhadap pemerintah.(Red)






