Palembang, – Deliknet.Com Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXXI tingkat Kota Palembang tahun 2026 resmi ditutup pada Sabtu (14/2/2026). Prosesi penutupan yang berlangsung khidmat dipusatkan di kawasan Kambang Iwak dan dipimpin oleh Sekretaris Daerah Kota Palembang, Aprizal Hasyim. Ribuan warga tampak memadati lokasi, bersama unsur Forkopimda, jajaran OPD, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta dewan hakim.
Pada ajang tahunan ini, Kecamatan Sako keluar sebagai Juara Umum I setelah kafilahnya mencatatkan perolehan nilai tertinggi. Posisi Juara Umum II diraih Kecamatan Ilir Timur I, sementara Kecamatan Kemuning menempati Juara Umum III.
Dalam sambutannya, Aprizal Hasyim menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia, dewan hakim, dan peserta. Ia menegaskan, MTQ tidak hanya dimaknai sebagai kompetisi, tetapi juga wadah strategis untuk menanamkan kecintaan terhadap Al-Qur’an serta membentuk generasi Qurani yang berakhlak mulia.
Semangat membaca, memahami, dan mengamalkan Al-Qur’an harus terus hidup dalam keseharian. MTQ menjadi momentum memperkuat syiar sekaligus memperluas pembinaan keagamaan di tengah masyarakat,” ujarnya.
Sekda juga mengingatkan pentingnya keberlanjutan program pembinaan tilawah dan tahfiz di setiap kecamatan. Menurutnya, dampak MTQ akan terasa optimal bila diikuti komitmen bersama untuk menjaga konsistensi latihan dan pendampingan peserta.
Sementara itu, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Setda Kota Palembang, Sodikin, melaporkan bahwa MTQ XXXI diikuti 584 kafilah dari 18 kecamatan. Kegiatan berlangsung sejak 9 hingga 14 Februari 2026 dengan berbagai cabang lomba, di antaranya tilawah anak dan remaja, tahfiz 1 juz dan 5 juz, serta tartil Al-Qur’an putra dan putri.
Camat Kemuning, Amiruddin Sandy, menyampaikan rasa syukur atas capaian Juara Umum III. Ia menyebut prestasi tersebut sebagai hasil kerja keras peserta, pelatih, serta dukungan masyarakat.
Penghargaan ini menjadi motivasi untuk memperkuat pembinaan dan melahirkan lebih banyak kafilah berprestasi. Kami berharap semangat syiar Al-Qur’an terus tumbuh di Kemuning,” katanya.
Penutupan MTQ XXXI Kota Palembang tidak hanya menjadi momen pemberian penghargaan, tetapi juga penguat ukhuwah Islamiyah. Pemerintah kota berharap nilai-nilai Al-Qur’an semakin membumi dan menjadi inspirasi dalam kehidupan sosial masyarakat. (Red)






