Banyuasin, Tanjung Lago, DELIKNET.COM – ditengah hiruk-pikuk kehidupan Desa dan keterbatasan yang ada, semangat membangun peradaban melalui jalan ibadah terus menyala. Mantan Kepala Desa Tanjung Lago, H. Pek, yang juga dikenal sebagai tokoh masyarakat setempat, kini tengah mengabdikan diri pada pembangunan Masjid Fajarul Islam di Desa Tanjung Lago, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan.
Saat ditemui di kediamannya pada Kamis, 15 Januari 2026, H. Pek menuturkan bahwa pembangunan masjid tersebut telah dimulai hampir tiga tahun lalu. Prosesnya berjalan bertahap, penuh kesabaran, dan mengandalkan kebersamaan warga serta para dermawan.
Alhamdulillah, saat ini progres pembangunan Masjid Fhajarul Islam sudah mencapai sekitar 70 persen. Insyaallah, jika tidak ada hambatan berarti, tidak lama lagi masjid ini akan segera rampung dan dapat digunakan oleh masyarakat,” ujar H. Pek dengan nada penuh syukur.
Masjid Fhajarul Islam tidak hanya dirancang sebagai tempat ibadah semata, melainkan juga sebagai pusat kegiatan keagamaan dan pembinaan umat. Menurut H. Pek, keberadaan masjid diharapkan mampu menjadi ruang pembentukan akhlak, mempererat ukhuwah Islamiyah, serta menumbuhkan nilai-nilai keimanan di tengah masyarakat.

Lebih jauh, H. Pek mengungkapkan visi jangka panjang dari pembangunan tersebut. Setelah masjid selesai, ia bersama masyarakat berencana melanjutkan pembangunan sebuah pondok pesantren.
Jika masjid ini telah selesai, insyaallah kami akan melanjutkan niat besar berikutnya, yaitu membangun pondok pesantren. Harapannya, kelak akan lahir generasi yang berilmu, berakhlak, dan bermanfaat bagi agama, bangsa, dan daerah,” tuturnya.
Langkah H. Pek ini menjadi cermin keteladanan bahwa pengabdian kepada masyarakat tidak berhenti pada jabatan. Di luar struktur pemerintahan, ia memilih jalan sunyi namun bermakna, menanam amal jariyah yang pahalanya terus mengalir.
Pembangunan Masjid Fhajarul Islam pun menjadi simbol gotong royong dan harapan bersama warga Desa Tanjung Lago, bahwa dari desa, cahaya keimanan dan pendidikan dapat tumbuh, menerangi masa depan generasi mendatang.(Povi)






